Kamis, 21 Januari 2016

Cara Menjinakkan Pleci Bakalan yang Baru Beli

Menjinakkan Pleci Bakalan – Memaster pleci merupakan suatu kegiatan pamungkas yang dilakukan demi mendapatkan suara pleci gacor yang diharapkan. Namun, siapa sangka bila burung pleci yang masih bakalan susah sekali dijinakkan, terutama untuk yang masih bakalan. Tentu hal pertama sebelum pemasteran adalah menjinakkan burung kacamata ini. Ciri pleci yang belum jinak bisa dilihat dari perilaku setiap harinya saat berada dalam sangkar. Beberapa tingkah laku tersebut di antaranya sering menubruk jeruji sangkar yang menyebabkan kerusakan pada bulu, kalang kabut kesana kemari seperti bingung ingin keluar dari dalam sangkar dan sering salto ditempat.

more: Cara Menjinakkan Pleci

Cara Mengatasi Pleci Salto dengan Tangkringan

Mengatasi Pleci Salto – Dalam proses perawatan pleci, ada banyak hal yang bisa membuat pemiliknya menjadi resah. Salah satunya adalah dengan perilaku salto dalam sangkar yang kadang dilakukan olehnya. Sepintas memang terlihat aktraktif. Namun banyak dari kicau mania yang mengatakan bahwa kendala hal ini tidaklah baik bagi perkembangan pleci bila berlangsung dalam kurun waktu yang lama. Awal mulanya, unggas berperilaku seperti itu mungkin karena sedang mengalami stres. Jika dibiarkan, lama-kelamaan kendala tersebut akan menjadi suatu kebiasaan dan terus dilakukan oleh burung, meskipun sudah tidak berada dalam kondisi stres.

more: Cara Mengatasi Pleci Salto

Cara Merawat Pleci Bakalan Agar Cepat Gacor

Merawat Pleci Bakalan Cepat Gacor – Banyak dari kicau mania yang beranggapan bahwa merawat burung pleci bakalan supaya lekas berkicau memang membutuhkan ketelatenan serta jam terbang yang tinggi. Selain pemberian pakan-pakan berkualitas, penangkar juga dianjurkan untuk memperhatikan pola perawatan harian yang baik dan benar. Misalnya dengan memandikan serta membersihkan sangkarnya secara rutin. Tak hanya itu, perawatan tambahan juga kerap diberikan oleh kebanyakan penangkar pleci yang bertujuan supaya bisa menunjang suara kicaunya.

More : Merawat Pleci Bakalan

Cara Membedakan Sirpu / Sirtu / Cipoh Jantan dan Betina

Membedakan Sirpu / Cipoh Jantan dan Betina – Dari berbagai kalangan kicau mania, banyak yang berpendapat bahwa hampir semua unggas gacoran yang mampu berkicau secara lantang dan bervariasi adalah pengicau yang berkelamin jantan dibandingkan betinanya. Pernyataan tersebut juga banyak dinilai pada burung cipoh / sirtu / sirpu. Selain mempunyai suara yang lebih mumpuni, cipoh jantan juga memiliki beberapa kelebihan yang unggul dibandingkan dengan cipoh betina.

more: Cara Membedakan Sirpu / Cipoh Jantan dan Betina

Cara Membedakan Jalak Nias Jantan dan Betina

Membedakan Jalak Nias Jantan dan Betina – Jalak Nias memiliki nama ilmiah Acridotheres tristis. Common myna adalah sebutannya yang umum dalam literatur perburungan Internasional. Ciri fisik pada bodi mempunyai dominan berwarna coklat tua hampir semua badan, dan bulu kepala berwarna hitam. Pada bagian belakang atau pantat memiliki warna putih. Serta warna kuning di bagian paruh, lingkar mata dan kulit kaki. Ukuran tubuh burung ini hampir seukuran dengan jalak suren. Penyebaran burung jalak jenis ini sendiri hampir ke seluruh negara Asia dan mulai banyak

more: Cara Membedakan Jalak Nias Jantan dan Betina

Cara Membedakan Ciri-ciri Jalak Suren Jantan dan Betina

Membedakan Jalak Suren Jantan dan Betina – Burung jalak suren memang sudah tak asing lagi bagi semua kalangan kicau mania tanah air. Makin hari namanya kian memuncak, hal tersebut bisa dilihat dari semakin meningkatnya permintaan jual-beli di pasaran dan semakin banyaknya perlombaan gantangan yang diadakan untuk kelas burung ini di berbagai daerah. Ketenaran unggas dari keluarga sturnidae ini mungkin memang sangat wajar, sebab ia memiliki kemampuan yang mirip dengan burung beo yakni bisa meniru gacoran pengicau jenis lain dan bahkan juga mampu menirukan suara manusia.

more: Cara Membedakan Jalak Suren Jantan dan Betina

Cara Membedakan Anis Kembang Jantan dan Betina

Membedakan Anis Kembang Jantan dan Betina – Zoolthera interpres atau burung anis kembang memang terbilang mudah untuk dikenali, baik itu dari warna, bentuk fisik, tempat penyebaran serta makanannya. Bagian kepala berwarna merah kecokelatan, leher sampai dada berwarna hitam dan terdapat trotol hitam pada bagian perut hingga pantat. Burung anis jenis ini memiliki panjang tubuh sekitar 16 cm yang ukur dari ujung paruh hingga ekor. Wilayah penyebaran yang paling banyak ditemui di Indonesia meliputi pulau Enggano Sumatera, Kalimantan

more: Cara Membedakan Anis Kembang Jantan dan Betina